Makkah City Tour

Posted on February 17, 2012 by

1


Contributor : Ismiyati Afni

 

Alhamdulillah akhirnya kesampaian juga buat jalan-jalan menyisir kota Makkah atau istilahnya Makkah City Tour. Udah setahun tinggal di Jeddah tapi baru kesampaian buat menjelajahi kota Makkah (selain kunjungan rutin ke Al Haram tentunya).

 

1. Umrah & Jabal Rahmah

 

Kita berangkat pagi-pagi ke Makkah dengan tujuan utama untuk umrah. ”Sambil menyelam minum air,” setelah umroh selesai, kita lanjut dengan Makkah City Tour. Tujuan pertama kita adalah JABAL RAHMAH. Dalam bahasa Arab, Jabal berarti bukit dan Rahmah bisa diartikan cinta. Dan memang, konon dalam sejarahnya Jabal Rahmah ini sebenarnya tempat yang romantis, dilambangkan sebagai monumen cinta, tempat bertemunya Adam dan Hawa pertama kali di dunia. Tapi belum ditemukan nash yang memperkuat kebenaran riwayat ini.

 

Jabal Rahmah berada di bagian timur Padang Arafah. Walaupun sempat nyasar di daerah ini, alhamdulillah ketemu juga tempat yang dituju :) . Begitu parkir kita sudah langsung dikerumuni onta (lhoo?!) hehehe.. Iya, di Jabal Rahmah inilah kita bisa berfoto-foto dengan onta, boleh sekedar berdiri sebelahan dengan hewan khas padang pasir ini atau merasakan sensasi duduk manis di atas punuk mereka. Para onta  juga berhias bunga-bungaan atau bersolek dengan warna yang  menyolok.  Kita juga boleh sekedar jalan-jalan di sekitar area Jabal Rahmah, untuk tarifnya mereka mematok harga 10 sar/foto dan 10 sar/keliling, begitu ada mobil parkir pasti deh para juragan onta sibuk  “menjajakan” ontanya buat foto atau jalan-jalan.

Setelah anak-anak puas  main dengan onta, kita naik ke  bukit Jabal Rahmah. Bukitnya sendiri tidak terlalu tinggi, sekitar kurang lebih 65 meter, setiap tapak jalan  disediakan tangga  naik  ke atas, kira-kira butuh waktu 15 menit. Di atas sana hanya terdapat semacam “tugu/monumen”  dan di sekelilingnya banyak orang-orang berjualan. Dari atas sana kita bisa melihat pemandangan padang Arafah yang tiap tahun dipadati jamaah haji untuk melaksanakan wukuf.

 

Jabal Rahmah juga merupakan tempat wahyu terakhir kepada Nabi Muhammad SAW tatkala melakukan wukuf. Wahyu tersebut termuat dalam QS Al-Maidah (5) : 3, “Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Ku sempurnakan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku ridhai Islam itu jadi agama bagimu.” Turunnya ayat ini membuat para sahabat gundah, sebab mereka merasa akan kehilangan Rasulullah dan kegundahan itu akhirnya terjawab selang tak berapa lama kemudian, Rasulullah dipanggil menghadap oleh Allah SWT.

 

2. JABAL NUR/GUA HIRA

 

Setelah puas di Jabal Rahmah acara berikutnya kita lanjut ke Jabal Nur/Gua Hira. Nama bukit itu Jabal Nur (bukit cahaya) gunung ini terletak 6 km sebelah utara Masjidil Haram. Di gua inilah Nabi Muhammad SW mendapat wahyu pertama yaitu surat Al Alaq 1-5.

 

Tinggi puncak Jabal Nur kira-kira dua ratus meter, di sekelilingnya terdapat sejumlah gunung, bukit batu, dan jurang. Letak Gua Hira di belakang dua batu raksasa yang sangat dalam dan sempit dengan ketinggian sekitar dua meter. Di bagian ujung kanan gua terdapat lubang kecil yang dapat dipergunakan untuk memandang kawasan bukit dan gunung arah Makkah. Untuk menuju puncak gunung diperlukan waktu satu jam atau lebih sedang untuk turun bisa lebih cepat (kurang lebih 2 jam buat naik turun).

 

Eh tapiiii … sayangnya aku tidak ikut mendaki sampai puncak dan tidak bisa melihat langsung gua hira, karena ada my lil boy (blm genap 3th) yang tidak mungkin dibawa-bawa keatas :) . Akhirnya yang naik keatas hanya suamiku dan my princess, Raissa (4th,8bulan). Anak ini bener-bener deh staminanya okey banget, sampai puncak dia tidak ngerasa capek. Malah ayahnya yang bolak balik istirahat, sampai diprotes sama Raissa “istirahat terus kapan nyampenya?,” hahahaha…  Begitu sampai diatas ngga sedikit para jamaah umrah dari Pakistan dan Bangladesh yang ngomelin suami karena membawa anak kecil keatas. Bahkan oleh mereka, suamiku diminta untuk menggendong anaknya (hahahaha, mereka ngga tau yang harusnya di gendong itu ayahnya ).
Karena di jabal nur sampai sore menjelang maghrib, terpaksa tur kali ini berakhir. Sebenarnya masih pengen ke Jabal Tsur, maybe next trip, ya :-).
Buat hari ini sangat-sangat memuaskan dan fun, dan bisa dipastikan kegiatan malamnya pasti diisi dengan acara mijitin para pendaki Gua Hira hehehehehe.
Posted in: Info Jalan-jalan